SERAHKANMU PADA TUHAN
Malam-malam terus berlalu
Tanpa bayangmu
Tanpa hadirmu
Namun aroma tubuhmu masih tercium
Senyum manismu masih terbayang
Tatapanmu masih memikat walau tak lagi dekat
Jika dapat ku katakan rindu
Ya aku rindu
Hatiku, pikiranku tenggalam sampai mati
Oleh sebab merindukan sosokmu
Oleh sebab merindukan pelukanmu
Oleh sebab merindukan segala tentangmu
Melihatmu dan menjabat tanganmu sekejap saja
Sudah sangat lebih dari cukup
Haha mungkin sudah tidak ada kali kedua
Merindukanmu hanya sekedarnya saja
Sebagai acuan masa depanku
Entah kamu kembali atau tidak
Bukan urusanku lagi
Ku iyakan Tuhan mengaturnya
Tanpa bayangmu
Tanpa hadirmu
Namun aroma tubuhmu masih tercium
Senyum manismu masih terbayang
Tatapanmu masih memikat walau tak lagi dekat
Jika dapat ku katakan rindu
Ya aku rindu
Hatiku, pikiranku tenggalam sampai mati
Oleh sebab merindukan sosokmu
Oleh sebab merindukan pelukanmu
Oleh sebab merindukan segala tentangmu
Melihatmu dan menjabat tanganmu sekejap saja
Sudah sangat lebih dari cukup
Haha mungkin sudah tidak ada kali kedua
Merindukanmu hanya sekedarnya saja
Sebagai acuan masa depanku
Entah kamu kembali atau tidak
Bukan urusanku lagi
Ku iyakan Tuhan mengaturnya
Komentar
Posting Komentar